Ruang perpustakaan

Ruangan perpustakaan adalah tempat dijalankannya fungsi-fungsi perpustakaan. Untuk perpustakaan masjid, ruangan perpustakaan sebaiknya berada satu bangunan dengan masjid. Kalaupun terpisah, setidaknya masih dalam satu kompleks. Tujuannya adalah, agar civitas kampus menjadi dekat dengan masjid dan terbiasa mengunjungi masjid serta beraktivitas (dengan aktivitas yang positif) di lingkungan masjid.

Ruang perpustakaan harus bisa memberikan rasa nyaman pada pengunjungnya. Baik itu nyaman secara fisik maupun secara psikis. Perasaan nyaman secara fisik bisa dilakukan dengan pengaturan ruangan yang baik.

  • Pengaturan sirkulasi udara yang menjaga suhu udara ideal dan pengaturan cahaya yang baik. Untuk mendapatkan kedua hal ini bisa dibantu dengan kipas angin atau AC dan lampu penerang yang baik. Juga bisa diatur secara alami dengan mencari lokasi yang cocok. Kesejukan alami dan penerangan alami selain lebih terasa nyaman juga membantu menghemat energi. Continue reading ‘Ruang perpustakaan’

Manfaat sebuah perpustakaan

Keberadaan perpustakaan masjid harus bisa memberikan manfaat yang optimal.  Baik itu untuk para civitas kampus maupun untuklembaga dakwah dan para pengurusnya sendiri.
Manfaat perpustakaan untuk para pengunjungnya antara lain:

Para pengunjung bisa mendapatkan informasi dan tambahan ilmu keislaman dengan mudah dan cepat. Ini harus didukung oleh sistem pelayanan yang baik yaitu, bagaimana kita menyusun dan mengelompokan bahan bacaan secara tepat untuk mempermudah pencarian, dan pengurus perpustakaan yang cekatan dalam menanggapi keperluan pengunjung.

Para pengunjung bisa mendapatkan tambahan pengetahuan keislaman dan jawaban atas pertanyaan mereka tentang isu-isu terbaru terkait dengan Islam. Hal ini bisa terwujud jika didukung oleh koleksi buku yang lengkap dan selalu up to date. Continue reading ‘Manfaat sebuah perpustakaan’

Fungsi sebuah perpustakaan

Sekarang kita akan berbicara mengenai fungsi sebuah perpustakaan. Maksudnya, tugas-tugas yang harus dilakukan oleh sebuah perpustakaan agar perpustakaan tersebut berjalan sebagaimana mestinya.

  1. Perpustakaan berfungsi sebagai mengumpulkan koleksi baik buku, majalah maupun bentuk koleksi lainnya.
  2. Mendata koleksi yang masuk.
  3. Mengkategorikan koleksi kedalam kelompok yang sesuai.
  4. Menyusun koleksi di rak koleksi sesuai dengan pengelompokkannya agar mudah diakses oleh pengunjung.
  5. Memelihara dan menjaga kondisi fisik koleksi.
  6. Mengatur distribusi (peminjaman dan pengembalian) koleksi.
  7. Menyediakan fasilitas tambahan lainnya yang mendukung kenyamanan pengunjung.

Selain itu perpustakaan juga seharusnya berfungsi sebagai penyelenggara kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan peningkatan minat baca-tulis pengunjungnya.

Tujuan Perpustakaan

Sebelum kita melangkah lebih jauh, alangkah baiknya pada awal perencanaan kita memikirkan terlebih dahulu tujuan yang ingin kita capai dari berdirinya perpustakaan ini nantinya.

Beberapa tujuan yang mungkin bisa dijadikan acuan antara lain:

Menjadikan perpustakaan masjid sebagai salah satu sarana untuk berdakwah kepada civitas kampus. Sesuai dengan kondisi kampus yang berisi orang-orang yang berpemikiran kritis dan penuh dengan keingintahuan akan suatu masalah, maka keberadaan perpustakaan Islam di kampus bisa membantu tersebarnya pemahaman yang benar tentang Islam ditengah derasnya arus informasi yang memojokkan Islam.

Menjadikan masjid sebagai pusat aktifitas ilmiah yang bernafaskan Islam. Kalau perpustakaan umum kampus menyediakan buku-buku keilmuan yang kering dari ruh Islam, maka perpustakaan masjid kampus bisa menyediakan alternatif bacaan yang menggabungkan antara ilmu dan agama.

Menjadikan para pemuda muslim sebagai pemuda yang terbiasa dengan budaya baca-tulis yang merupakan warisan dari kejayaan peradaban Islam masa lalu. Tersediannya bacaa-bacaan menarik dan aktual di perpustakaan masjid diharapkan akan meningkatkan minat para mahasiswa untuk gemar membaca.

Demikianlah gambaran umum dari tujuan berdirinya sebuah perpustakaan masjid kampus.

Kampus adalah awal yang baik

Sebelumnya sudah digambarkan bagaimana bentuk Perpustakaan Baitul Hakam yang menyerupai universitas dengan tujuan untuk membantu perkembangan belajar, mendorong penelitian, dan mengurusi terjemahan teks-teks penting. Maka memulai pengembangan perpustakaan Islam dari kampus-kampus adalah langkah yang sangat strategis.

Pendirian perpustakaan Islam di kampus-kampus memiliki nilai strategis karena kampus berisi para pemuda yang memiliki semangat yang tinggi dalam hal menuntut ilmu, memiliki keingin tahuan yang besar dan sangat kental dengan tradisi keilmuan, karena itu keberadaan perpustakaan Islam disana memiliki peluang untuk berkembang dengan baik.

Membangun kembali perpustakaan Islam

Keberadaan perpustakaan-perpustakaan besar Islam di masa lalu, tidak cukup hanya di ketahui sebagai suatu sejarah tetapi seharusnya bisa menjadi motivator bagi generasi Islam masa kini untuk mengulang kembali kejayaan Islam. Bahwasannya mendirikan perpustakaan Islam bukanlah suatu yang mustahil karena dahulu pernah terbukti kebesarannya.

Walaupun tidak bisa mendirikan perpustakan sebesar kisah sejarah yang ada, setidaknya perpustakaan Islam yang akan kita bangun bisa  memfasilitasi kaum muslim sekitar kita yang memerlukan tambahan ilmu keislaman ditengah derasnya aliran informasi dan ilmu-ilmu yang bisa menjauhkan seorang muslim dari Tuhannya.

Perpustakaan Islam yang akan kita bangun, walaupun tidak bisa mewakili jumlah besarnya koleksi buku seperti para pendahulunya, yang lebih penting adalah mewakili fungsinya sebagai pusat keilmuan.

Mengenang kemajuan perpustakaan Islam

Kesadaran akan pentingnya membaca sebagai jalan masuknya ilmu telah mendorong generasi terdahulu umat Islam untuk mendirikan fasilitas yang bisa menampung bahan bacaan karya-karya ulama Islam waktu itu.

Beberapa perpustakaan Islam masa lalu antara lain:

Perpustakaan para khalifah dinasti Fatimiyah di Kairo. Jumlah seluruh buku yang ada di situ mencapai 2.000.000 (dua juta) eksemplar. Perpustakaan ini berisi berbagai macam ilmu antara lain Al-Qur’an, astronomi, tata bahasa, lexicography dan obat-obatan. Continue reading ‘Mengenang kemajuan perpustakaan Islam’

Kedudukan membaca dalam Islam

Dalam Islam, ilmu memiliki kedudukan yang mulia. Demikian juga dengan para penuntutnya. Allah menempatkan orang-orang yang berilmu pada kedudukan yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang-orang yang tidak. Allah juga memerintahkan kita untuk beramal menurut ilmunya. Agar amal dan perbuatan/pekerjaan kita memiliki nilai kebenaran. Beramal tanpa tahu ilmunya akan menghasilkan amal yang rapuh dan mudah goyah, juga bisa menjerumuskan kita pada amalan yang justru dilarang oleh-Nya.

Firman yang pertama kali diturunkan-Nya dalam Al Qur’an adalah perintah membaca. Melalui firman-Nya tersebut Allah memerintahkan manusia dengan perantara membaca sebagai jalan untuk menuntut ilmu. Jadi jika menutut ilmu memiliki kedudukan mulia, maka jalan kearahnya pun (dengan membaca) menjadi jalan yang mulia.


Tentang blog

Blog ini berisi artikel tentang pengembangan perpustakaan masjid kampus. Tulisan-tulisan yang ada disini hanya berasal dari hasil membaca berbagai artikel lain dan pengalaman saya menjadi pengurus perpustakaan masjid di kampus saya. Jadi masih butuh saran dan masukan dari para pembaca.